Kabut Asap Ancam Jalan, Polresta Palangkaraya Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan
![]() |
| Foto: Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, S.H |
PALANGKA RAYA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kondisi jarak pandang yang menipis akibat kabut asap membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sejumlah ruas jalan.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Hermanto, S.H., Jumat (28/8/2026), mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4), agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara di tengah kondisi kabut asap.
Menurut Hermanto, kabut asap yang cukup tebal dapat mengganggu jarak pandang pengendara. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tetap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi atau tidak menjaga jarak aman.
“Selalu jaga jarak antara kendaraan dengan kendaraan di depannya. Batas kecepatan juga harus diperhatikan,” imbaunya.
Khusus bagi pengendara sepeda motor, Hermanto mengingatkan agar tetap menggunakan helm dengan kaca atau visor yang bening. Hal ini penting agar pandangan tetap maksimal ketika berkendara dalam kondisi udara berkabut asap.
Selain itu, pengendara juga diminta tidak memaksakan diri apabila mulai merasa lelah atau mengantuk.
“Jika mengalami ngantuk atau capek, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman,” pesannya.
Hermanto menegaskan, kondisi kabut asap yang tebal bukan situasi yang bisa dianggap sepele. Jarak pandang yang terbatas dapat membuat pengendara terlambat melihat kendaraan lain, benda di jalan maupun kondisi lalu lintas di depannya.
Karena itu, masyarakat diminta lebih mengutamakan keselamatan daripada mengejar waktu perjalanan.
“Selalu berhati-hati setiap berkendara,” tegasnya.
Imbauan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat Palangka Raya agar tidak lengah menghadapi kondisi kabut asap. Dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak, menggunakan perlengkapan keselamatan dan beristirahat ketika lelah, risiko kecelakaan di tengah kabut asap diharapkan dapat diminimalkan.
Penulis: Fajar Editor: R. Hermanto

Posting Komentar