Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla

Foto: Jenazah Kasim Terbujur Kaku Yang Meninggal Diduga Serangan Jantung Usai Membantu Penanganan Karhutla 

KUBU RAYA - Seorang penjaga kebun, Kasim (65), ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertelungkup di sebuah kebun sawit di Dusun Rasau Karya, RT 25/RW 08, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026) sore.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, Kasim sempat beraktivitas seperti biasa. Ia diketahui menjadi penjaga kebun milik Ahmad. Saat kejadian, Kasim berada di lokasi untuk memantau situasi kebakaran hutan dan lahan / karhutla sekaligus memberi dukungan logistik kepada petugas yang tengah melakukan pemadaman.

Kapolsek Rasau Jaya Iptu Sihar Lumbantoruan melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, keberadaan Kasim di lokasi merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu penanganan karhutla.

Sempat Pulang Beli Makanan

Menjelang siang, Kasim sempat keluar dari kebun untuk membeli makanan. Saat itu kondisinya masih sehat.

Setelah makan, ia kembali ke kebun dan beristirahat. Beberapa waktu kemudian, aktivitas Kasim kembali terlihat. Seorang rekannya sempat melihat korban membersihkan ranting pohon di sekitar kebun.

Tak lama berselang, Ahmad datang menghampiri Kasim yang sedang duduk di area kebun. Saat itu, Kasim mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah. 

Ahmad kemudian menawarkan minuman dan menyarankan Kasim pulang untuk beristirahat. Namun, Kasim menolak. Ahmad pun meninggalkan lokasi untuk meninjau kebun yang berada di sebelahnya.

Sekitar dua jam kemudian, Ahmad kembali merasa curiga karena tidak melihat Kasim keluar dari lokasi.

Ditemukan Tertelungkup

Sekitar pukul 16.00 WIB, Ahmad menyusul ke lokasi untuk memastikan kondisi Kasim. Namun, ia justru menemukan Kasim sudah dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.

Ahmad langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar tim gabungan penanganan karhutla yang berada tidak jauh dari lokasi. 

Personel TNI-Polri, BNPB, Damkar, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api / MPA segera mendatangi lokasi. Tim kemudian mengevakuasi Kasim ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus / TBSI Kubu Raya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Kasim tidak tertolong.

“Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, korban diduga meninggal akibat serangan jantung,” ujar Ade dalam keterangan resminya, Rabu (12/8/2026).

Polsek Rasau Jaya juga melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum Kasim ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 17.20 WIB, jenazah Kasim dibawa ke rumah duka di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Anak dan keluarga Kasim menyatakan menerima kepergian korban dengan ikhlas.

Di tengah aktivitas penanganan karhutla, Kasim datang bukan sebagai petugas pemadam. Ia hadir sebagai warga yang ikut membantu. Namun, sore itu, kebun yang menjadi tempatnya beraktivitas justru menjadi lokasi terakhir perjalanan hidupnya. (Tim)

Editor: R. Hermanto

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla
  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla
  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla
  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla
  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla
  • Penjaga Kabun Di Rasau Jaya Ditemukan Meninggal, Diduga Serangan Jantung Saat Bantu Penanganan Karhutla

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad