Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian

Foto: Kabut Asap Selimuti Bandara Supadio Pontianak 

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak mengkonfirmasi bahwa operasional penerbangan pada pagi hari ini mengalami keterlambatan (delay), yang disebabkan oleh kondisi penurunan jarak pandang (visibility).

Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Supadio, kondisi jarak pandang dalam sepekan ini terpantau fluktuatif akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah sekitar bandara. Pada pagi dan sore hari, jarak pandang tercatat di bawah 1.000 meter, sedangkan pada siang hari jarak pandang berangsur membaik di atas 2.000 meter.

Berdasarkan data trafik operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio untuk hari ini, Senin, 31 Agustus 2026, tercatat sejumlah penerbangan keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival) mengalami perubahan jadwal penerbangan akibat kondisi penurunan visibility tersebut dengan perincian sebagai berikut:

- JT 837 (Lion Air) PNK-SUB, STD 06.00 WIB

- TR-328 (Scoot) SIN-PNK, STA 06.30 WIB

- IU 691 (Super Air Jet) PNK-CGK, STD 06.20 WIB

- TR-329 (Scoot) PNK-SIN, STD 07.05 WIB

- IW 1440 (Wings Abadi) PNK-KTG, STD 07.00 WIB

- IU 696 (Super Air Jet) CGK-PNK, STA 07.50 WIB

- ID 6228 (Batik Air) CGK-PNK, STA 09.30 WIB

- IU 697 (Super Air Jet) PNK-CGK, STD 10.00 WIB

- ID 6229 (Batik Air) PNK-CGK, STD 10.10 WIB

- IU 399 (Super Air Jet) PNK-SRG, STD 10.40 WIB

Pgs General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Supadio, Mohamad Arifin, menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan operasional penerbangan adalah prioritas utama.

Pihak Bandara Internasional Supadio terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, BNPB, dan Polres Kubu Raya untuk memantau kondisi jarak pandang (visibility) di Bandara Internasional Supadio secara berkala guna memastikan keselamatan operasional penerbangan.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di bandara. Koordinasi lintas instansi dengan stakeholder terkait (BMKG, AirNav, Maskapai, BNPB, Polres Kubu Raya) berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi di tengah kondisi gangguan asap saat ini," ujarnya.

Sehubungan dengan situasi ini, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk melakukan penyesuaian jadwal keberangkatan penerbangan dari Bandara Supadio dengan tetap memantau jarak pandang aman untuk operasional layanan penerbangan (Take Off & Landing). 

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio juga menghimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memeriksa kembali status penerbangan kepada petugas Bandara.

Penulis: Tim Editor: R. Hermanto

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian
  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian
  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian
  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian
  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian
  • Kabut Asap Turunkan Jarak Pandang, Penerbangan Di Bandara Supadio Alami Penyesuaian

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad