![]() |
| Foto: Malam Penutupan Penutupan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau tahun 2026 |
SEKADAU - Walaupun cuaca diguyur hujan, semangat masyarakat tidak surut menghadiri penutupan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau yang berlangsung pada Rabu malam, 3 Februari. Penutupan acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan pemukulan rabana sebagai simbol berakhirnya rangkaian Pesta Melayu Kabupaten Sekadau Tahun 2025.
Acara penutupan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH, MH, Raja Kesuma Negara Gusti Muhammad Efendi raja Sekadau unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, para kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan juri, para peserta lomba, serta masyarakat Kabupaten Sekadau yang tetap antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH, MH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, pengurus Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM/MAPN), para sponsor, pihak keamanan TNI dan Polri, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau.
Kepada para pemenang lomba, Wakil Bupati mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia berpesan agar tidak berkecil hati karena partisipasi mereka merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap budaya daerah.
Penutupan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya serta kehadiran artis asal Pontianak, Ali Akbar, yang turut menghibur masyarakat. Dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Wakil Bupati Sekadau secara resmi menutup Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau melalui pemukulan rabana, sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian Pesta Melayu Kabupaten Sekadau. (Jm)
