![]() |
| Heboh Lagi Jelang Imlek & Ramadan! “Video Teh Pucuk” Ramai Dicari, Warganet Diminta Waspada Link Palsu. |
Menjelang Imlek dan Ramadan 2026, jagat media sosial Indonesia kembali diramaikan dengan kata kunci “Video Teh Pucuk”. Di Google, pencariannya naik. Di TikTok dan X, link-nya berseliweran. Judulnya bikin penasaran: “1 menit 50 detik”, “versi lengkap 17 menit”, sampai embel-embel kata “viral”.
Tapi setelah diklik? Banyak yang mengaku zonk.
Alih-alih menemukan video seperti yang dijanjikan, pengguna malah diarahkan ke situs aneh, halaman penuh iklan, bahkan login palsu yang minta email dan password. Di sinilah masalahnya mulai serius.
Kok Bisa Viral Lagi?
Setiap mau Imlek dan Ramadan, aktivitas online memang meningkat. Orang lebih sering scroll, lebih aktif komentar, dan lebih gampang terpancing konten yang bikin penasaran.
Nah, “Video Teh Pucuk” ini mainnya di rasa penasaran itu. Biasanya cuma menampilkan gambar botol minuman dengan caption ambigu, seolah ada “sesuatu” yang disembunyikan. Nggak jelas, tapi cukup bikin orang mikir, “Eh, ini apaan sih?”
Begitu banyak yang komentar “mana linknya?” atau share ke teman, algoritma langsung nangkep itu sebagai konten menarik. Akhirnya makin tersebar luas. Efek bola salju.
Link-nya Ternyata Jebakan
Kalau diperhatikan, link yang beredar biasanya pakai pemendek URL. Jadi alamat aslinya nggak kelihatan. Setelah diklik, kamu bisa diarahkan ke:
Situs judi online
Halaman dengan pop-up iklan bertubi-tubi
Video random yang nggak nyambung
Form login palsu mirip akun media sosial
Yang lebih bikin deg-degan, ada juga notifikasi palsu kayak, “HP Anda terkena virus” atau “Anda menang hadiah jutaan rupiah.” Panik? Itu memang tujuannya.
Begitu kamu masukkan email dan password, data bisa langsung diambil. Dalam hitungan menit, akun bisa dibajak. Dan biasanya, akun yang sudah diambil alih dipakai lagi buat nyebarin link serupa atau bahkan nipu kontak terdekat.
Kebayang kan kalau tiba-tiba teman kamu dapat chat pinjam uang atas nama kamu?
Jangan Cuma Klik, Pikir Dulu
Sampai sekarang, belum ada bukti valid soal keberadaan video asli yang katanya viral itu. Mayoritas cuma konten daur ulang atau rekayasa buat mancing klik.
Masalahnya, banyak yang masih menganggap “ah cuma klik doang”. Padahal satu klik bisa jadi pintu masuk ke pencurian data.
Secara hukum juga nggak bisa dianggap sepele. Kalau link yang dibagikan mengarah ke konten ilegal, penyebarnya bisa ikut kena imbas. Jadi bukan cuma soal penasaran, tapi juga soal tanggung jawab digital.
Kalau Sudah Terlanjur Klik, Tenang Dulu
Sudah keburu klik? Jangan panik. Lakukan ini:
Putuskan koneksi internet dulu.
Hapus cache dan cookies di browser.
Scan pakai antivirus.
Ganti semua password, apalagi kalau sempat login.
Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA).
Cek aplikasi yang terpasang di HP.
Langkah cepat bisa mencegah kerugian lebih besar.
Makin Viral, Makin Harus Waspada
Fenomena “Video Teh Pucuk” ini jadi pengingat penting: makin heboh judulnya, makin misterius narasinya, justru harus makin hati-hati.
Di era algoritma, yang paling gampang dieksploitasi itu rasa penasaran kita sendiri. Hari ini temanya “Video Teh Pucuk”, besok bisa ganti nama lain yang lagi trending.
Jelang Imlek dan Ramadan, yuk lebih bijak bermedia sosial. Jangan gampang kepancing judul viral. Ingat, data pribadi dan keamanan akun kamu jauh lebih berharga daripada rasa penasaran sesaat.
Scroll boleh, penasaran wajar. Tapi tetap cerdas sebelum klik.
Refensi:
