Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi

Foto: Suasana Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perkebunan dan UMKM Berbasis Sawit melalui Pemanfaatan Limbah Sawit Menjadi Biomaterial Bernilai Tinggi bagi Petani dan UMKM Kalimantan Barat, yang diselenggarakan oleh DPP APKASINDO Perjuangan dengan dukungan BPDP di Dangau Hotel, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/11/2026).

KUBU RAYA - Upaya meningkatkan kapasitas petani perkebunan kelapa sawit dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi biomaterial bernilai ekonomi tinggi.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perkebunan dan UMKM Berbasis Sawit melalui Pemanfaatan Limbah Sawit Menjadi Biomaterial Bernilai Tinggi bagi Petani dan UMKM Kalimantan Barat, yang berlangsung di Dangau Hotel, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/11/2026), pukul 08.00 WIB.

Dalam wawancara, Andreas Lani, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Perjuangan (APKASINDO Perjuangan).

Menurutnya, Kalimantan Barat menjadi salah satu dari dua titik pelaksanaan kegiatan pelatihan di Indonesia. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani sawit serta pelaku UMKM agar mampu mengolah limbah kelapa sawit menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi sumber pendapatan baru.

"Melalui pelatihan ini, kita berharap para petani sawit dapat memanfaatkan limbah-limbah kelapa sawit menjadi sumber ekonomi. Begitu juga para pelaku UMKM, sehingga potensi limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat," jelas Andreas.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dalam pelaksanaannya, APKASINDO Perjuangan bekerja sama dan mendapat penugasan untuk menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah limbah sawit.

Terkait keberlanjutan program, pihaknya berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak petani dan pelaku UMKM yang memperoleh manfaat dari pengembangan produk berbasis limbah kelapa sawit.

Menurutnya, pemanfaatan limbah sawit bukan hanya menjadi solusi dalam mengoptimalkan hasil perkebunan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petani dan pelaku UMKM di Kalimantan Barat semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi kelapa sawit, sehingga sektor perkebunan tidak hanya menghasilkan minyak sawit, tetapi juga mampu menciptakan berbagai produk biomaterial bernilai ekonomi tinggi.

Penulis: Jeckmus Editor: R. Hermanto 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi
  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi
  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi
  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi
  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi
  • Dari Limbah Jadi Cuan, APKASINDO Perjuangan Latih Petani Sawit Kalbar Olah Limbah Jadi Biomaterial Bernilai Tinggi

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad