Perkuat Koordinasi Lewat WA, Bupati Sujiwo Genjot Kinerja PKK dan Posyandu Kubu Raya
![]() |
| Foto: Sujiwo Menghadiri Pertemuan Bersama Jajaran PKK dan Posyandu, Minggu (7/9/2026). |
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos. mendorong jajaran Tim Penggerak PKK dan Posyandu di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk terus meningkatkan peran dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sujiwo dalam pertemuan bersama jajaran PKK dan Posyandu, Minggu (7/9/2026). Ia menegaskan keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh program yang baik, tetapi juga kesiapan anggaran dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Siapkan Anggaran Sesuai Potensi Desa
Menurut Bupati, pemerintah daerah akan berupaya memberikan dukungan anggaran agar program PKK dan Posyandu dapat berjalan lebih optimal. Dukungan pembiayaan harus disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing desa, termasuk dari sektor pajak dan retribusi daerah.
“Salah satu kunci agar program yang kita laksanakan bisa tercapai adalah kesiapan anggaran. Kalau targetnya besar, maka harus kita dukung dengan anggaran yang memadai,” ujarnya.
Sujiwo juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik. Kepercayaan masyarakat, pemerintah pusat, provinsi, maupun dunia usaha disebutnya sebagai modal penting bagi pemerintah daerah, khususnya ketika kemampuan APBD terbatas.
Ia mencontohkan penanganan kekeringan. Hingga saat ini pemerintah daerah telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga didukung partisipasi berbagai pihak sehingga tidak seluruhnya membebani APBD.
“Kepercayaan publik itu sangat mahal. Kepercayaan itu harus kita jaga dengan kinerja dan pelayanan publik yang baik,” tegasnya.
Targetkan Nol Rumah Tidak Layak Huni
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan komitmen menekan jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan pendataan bersama berbagai pihak, jumlah rumah tidak layak huni terus diverifikasi agar diperoleh data yang lebih akurat.
“Target saya dalam kepemimpinan ini, selama lima tahun ke depan tidak ada lagi rumah tidak layak huni,” katanya.
Ia menilai masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak harus mendapat perhatian bersama, meskipun terdapat keterbatasan regulasi dalam penggunaan APBD pada kawasan tertentu.
Posyandu Perluas Peran, Tidak Hanya Kesehatan
Sujiwo meminta kader Posyandu dan PKK tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memiliki inisiatif dan terobosan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai peran Posyandu saat ini semakin luas seiring penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Posyandu tidak lagi hanya identik dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Saya ingin ibu-ibu mempunyai inisiatif yang tinggi. Kalau ada kekuatan yang kita miliki dan itu bisa memberikan dampak bagi desa, lakukan sebagai amal ibadah,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan istri kepala daerah di tingkat kecamatan dan desa yang mendapat amanah sebagai Ketua TP PKK maupun Pembina Posyandu agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian.
Perkuat Koordinasi Lewat Grup WhatsApp
Untuk mempercepat koordinasi, Sujiwo mendorong terbentuknya komunikasi intensif melalui grup WhatsApp di setiap kecamatan yang menghubungkan pemerintah daerah, camat, kepala desa, puskesmas, PKK, dan Posyandu.
“Kerjakan yang terbaik. Tugas utama sebagai ibu rumah tangga tetap yang paling utama, kemudian tugas tambahan ini kita jalankan sebagai bentuk pengabdian dan amal kita kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Jeckmus Editor: R. Hermanto

Posting Komentar