Gemawan Beli Air dari PMI Rp750.000/4.000L untuk Bantu Warga Terdampak Kekeringan
![]() |
| Foto: Gemawan Bagikan Air Bersih Kepada Warga Sekitar Di Depan Kantor Gemawan Pontianak |
PONTIANAK - Kondisi Kota Pontianak semakin memprihatinkan akibat kemarau panjang. Kebutuhan air bersih untuk konsumsi warga semakin sulit didapat.
Menjawab kondisi tersebut, Lembaga Gemawan bekerja sama dengan PMI Kota Pontianak menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Air bersih yang dibagikan merupakan air gunung dengan total kapasitas 4.500 liter.
Staff Gemawan, Anas menyampaikan proses penyaluran sempat terhambat kemacetan.
“Saya dihubungi oleh pihak PMI yang mengantar air bahwa pengantaran terhambat karena macet. Ada 4 tong yang disediakan Gemawan untuk menampung air dan untuk hari ini baru terisi 3 buah,” kata Anas, Selasa (9/9/2026).
Sementara itu Staff Gemawan lainnya, Arniyanti, menyebut ini merupakan penyaluran batch pertama.
“Kita akan kembali melakukan pembagian air bersih bersama PDAM. Air bersih ini kita membeli dengan PMI seharga Rp750.000 per 4.000 liter,” tambah Arni.
Warga sekitar Kantor Gemawan di Jalan Petani silih berganti membawa galon untuk menampung air. Informasi penyebaran dilakukan RT setempat dan dari mulut ke mulut sejak air datang hingga siang.
Selama proses antre, staff Gemawan Feby melakukan wawancara singkat kepada warga. Salah seorang warga mengaku air digunakan untuk konsumsi pribadi, minum dan memasak nasi.
“Aek ni kite ambek buat konsumsi pribadi. Kite pakai buat minum, masak terutama memasak nasi. Tampungan aek ujan bukan cume abes tapi dah kering. Semue dah merate di Jalan Petani tu kak, susah aek minom dah (Air kita ambil untuk konsumsi pribadi, minum dan terutama memasak nasi. Tampungan air hujan bukan hanya habis tetapi sudah kering. Semua sudah merata di jalan petani itu kak, susah air minum sekarang),” ujarnya.
Para pedagang di sekitar kantor Gemawan juga mengeluhkan air yang mulai terasa asin. Hal itu mengganggu kualitas rasa makanan dan minuman yang dijual.
“Kalau kite malu nak ngantri aek ni ndak bise dah kak. Saye sih mane ade bantuan air bersih katenye saye antri kan yak. Nah ini saye untuk jualan ni kak (Kalau kita mau malu untuk antri sudah tidak bisa lagi. Saya dimana ada info bantuan air bersih tetap saya antri. Air ini untuk saya jualan),” tutupnya.
Gemawan mencatat, meski air sudah melalui prosedur kesehatan yang benar, masyarakat diimbau untuk tetap memasak air terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Penyaluran air bersih bersama PDAM akan kembali dilakukan Gemawan dalam waktu dekat.
Penulis: Izhar Editor: R. Hermanto

Posting Komentar