Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif

Foto: Adrianus Rumpe Tokoh Pemuda Dayak Kalbar 

PONTIANAK - Adrianus Rumpe, Tokoh Pemuda Dayak Kalimantan, mengecam keras struktur politik ekonomi yang mempertemukan kepentingan pebisnis penyedia modal dan pembuat kebijakan. Menurutnya, pertemuan "oligarki ekonomi dan oligarki politik" telah menciptakan ekosistem ekstraktif yang mengabaikan daya dukung lingkungan dan mengancam masa depan bangsa.

"Indonesia punah bukan karena bencana. Indonesia punah karena keserakahan para pejabatnya dan oligarki," tegas Adrianus.

Ia memetakan 6 krisis ekologis akibat praktik ekstraktif di berbagai wilayah:

1. Sumatra: Banjir Bandang & Tanah Longsor

Pemberian IUPHHK dan HGU sawit di hulu DAS secara masif, ditambah pelemahan evaluasi Amdal dan pengabaian KLHS pada tambang emas dan batu bara yang menggunduli bukit.

2. Kalimantan: Kebakaran Hutan dan Lahan

Kanalisasi dan pengeringan gambut oleh pemegang konsesi Sawit & HTI. Adrianus menyoroti konflik kepentingan pejabat yang punya saham di sektor tersebut, yang memicu tebang pilih dalam penegakan hukum pidana korporasi pembakar lahan.

3. Jawa: Krisis Polusi Udara & Degradasi Lahan

Dominasi oligarki batu bara dan oligopoli energi lewat PLTU di perkotaan. Serta komersialisasi ruang hidup melalui alih fungsi lahan resapan air menjadi kawasan industri tanpa hitung ambang batas emisi.

4. Sulawesi: Kekeringan, Krisis Air & Kerusakan Pesisir

Ekspansi hilirisasi nikel yang merusak hutan lindung, pegunungan, dan akuifer. Disertai kriminalisasi dan penggusuran lahan adat lewat pemutihan izin tambang melalui revisi UU yang melonggarkan pengawasan.

5. Bali & Nusa Tenggara: Krisis Air Bersih & Alih Fungsi Ruang 

Monopoli akses air oleh resort skala besar yang mengeringkan sumur warga. Ditambah penambangan batu kapur/semen dan alih fungsi lahan kritis yang merusak bentang alam karst.

6. Maluku & Papua: Ekspansi Karhutla & Deforestasi Wilayah Timur 

Pembukaan jutaan hektare hutan primer untuk tebu, sawit, dan logging skala raksasa. Serta perampokan hutan adat yang meminggirkan hak ulayat masyarakat demi korporasi bioavtur/biomassa.

"Struktur ini tidak bisa dibiarkan. Jika penjaga hutan tak lagi menjaga, maka rakyat harus berdiri untuk menjaganya. Karena hutan yang hilang, tak akan pernah bisa dikembalikan oleh janji-janji yang kosong," pungkas Adrianus.

Penulis: Adrianus Rumpe Editor: R. Hermanto 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif
  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif
  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif
  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif
  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif
  • Indonesia Punah Karena Keserakahan Oligarki, Adrianus Rumpe: Hentikan Ekosistem Ekstraktif

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad