Karhutla hingga Ancaman Banjir Jadi Perhatian Kapolres Kubu Raya saat Subuh Keliling di Masjid Al Amien
![]() |
| Foto: Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia saat Subuh Keliling di Masjid Al Amien, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (16/10/2026). |
KUBU RAYA - Persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga ancaman banjir menjadi perhatian Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia saat Subuh Keliling di Masjid Al Amien, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga membuka komunikasi langsung dengan warga.
"Selama tiga bulan ini kami bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat terus berupaya melakukan penanganan Karhutla. Alhamdulillah saat ini kondisi kebakaran sudah mulai membaik, meskipun masih terdapat beberapa titik api yang perlu ditangani," kata Rensa.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan Karhutla, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan tempat tinggal dan lahan yang dikelola warga.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Di tengah Karhutla yang mulai membaik, Rensa mengingatkan ancaman lain di musim hujan. Ia meminta warga memperhatikan saluran air, parit, dan got di sekitar permukiman yang tersumbat berpotensi menyebabkan genangan dan banjir.
"Mari kita tingkatkan kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya banjir," ungkapnya.
Kapolres juga menyampaikan kanal aduan masyarakat. Layanan Call Center 110 tersedia 24 jam untuk laporan gangguan kamtibmas, pengaduan, maupun informasi yang membutuhkan tindak lanjut kepolisian.
"Polri memiliki layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Rensa.
Warga Kecamatan Sungai Raya juga dapat melapor langsung ke Kapolsek Sungai Raya. Kapolres sekaligus meminta masyarakat ikut mengawasi kinerja anggota Polri dan melapor jika menemukan pelanggaran melalui saluran pengaduan resmi.
"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kubu Raya agar tidak menjadi sumber perselisihan.
Subuh Keliling merupakan program prioritas Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto untuk menghadirkan Polri secara humanis melalui ibadah bersama.
Di Kubu Raya, program ini dimanfaatkan sebagai ruang bertemu dan mendengar langsung masukan warga dan tokoh agama.
"Program ini bertujuan menghadirkan polisi secara nyata di tengah-tengah masyarakat. Menjadi wadah komunikasi langsung untuk mendengar masukan, keluhan, atau permasalahan kamtibmas," terang Rensa.
Kegiatan di Masjid Al Amien dihadiri Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, Kapolsek Sungai Raya AKP Harianto, serta 15 personel Polres Kubu Raya. Rangkaian dilanjutkan kultum Subuh oleh Paur Subbagwatpers Bag SDM Polres Kubu Raya Aiptu Rudiansyah.
Subuh Keliling dilaksanakan serentak oleh Polsek jajaran dan akan terus digelar di sejumlah masjid di Kabupaten Kubu Raya.
Penulis: Jeckmus Editor: R. Hermanto

Posting Komentar