Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek

Foto: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus

PONTIANAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus selama dua hari, 14–15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan agar mampu menerapkan pengelolaan sesuai standar serta memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, S.STP menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta, yang terdiri atas perwakilan Dinas Perpustakaan dari 14 kabupaten/kota, 10 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta pengelola perpustakaan desa dan perpustakaan khusus.

Menurutnya, melalui kegiatan ini peserta memperoleh pemahaman dan informasi mengenai tata kelola perpustakaan umum maupun perpustakaan khusus yang sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan informasi terkait pengelolaan perpustakaan umum dan perpustakaan khusus yang ada di wilayah Kalimantan Barat. Meskipun jumlah perpustakaan di Kalimantan Barat masih sangat banyak, saat ini kami baru dapat memberikan pembinaan kepada 50 peserta,” ujarnya.

Zeno berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di masing-masing perpustakaan sehingga pengelolaan perpustakaan, baik umum, khusus maupun perpustakaan desa, semakin baik dan mampu menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat literasi yang menyediakan sumber ilmu pengetahuan, bahan bacaan, serta berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap perpustakaan dapat memberikan layanan yang bermuara pada peningkatan literasi masyarakat. Dengan demikian masyarakat memperoleh akses terhadap ilmu pengetahuan, bahan bacaan, dan berbagai informasi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pengelola perpustakaan, komunitas, dan kelompok masyarakat di Kalimantan Barat.

“Harapan akhirnya adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Jm)

Editor: R. Hermanto 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek
  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek
  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek
  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek
  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek
  • Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad