Kubu Raya Raih WTP ke-12 Berturut-turut, DPRD Apresiasi Kinerja Pemda
![]() |
| Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo Usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya |
SUNGAI RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi opini WTP ke-12 kali secara berturut-turut bagi Kabupaten Kubu Raya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya H. Sujiwo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya dengan agenda penyampaian pidato Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Senin 15 Juni 2026.
Sujiwo menjelaskan laporan keuangan telah melalui proses pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalbar. Hasilnya, Kabupaten Kubu Raya kembali memperoleh opini WTP atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2025.
Menurut Sujiwo, opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan indikator bahwa pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan peraturan perundang-undangan.
“WTP bukanlah akhir perjuangan. Yang lebih penting adalah bagaimana anggaran yang telah dikelola benar-benar mampu menjawab kebutuhan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh perangkat daerah atas dukungan pembangunan selama TA 2025.
Sepanjang 2025, Pemkab Kubu Raya melaksanakan rekonstruksi 37 ruas jalan sepanjang 34 km, rehabilitasi 20 ruas jalan 12,8 km, penggantian 11 jembatan, rehabilitasi 6 jembatan, normalisasi sungai dan irigasi lebih dari 200 km, pembangunan turap, serta penataan ruang publik.
Di bidang kesehatan, RSUD Tuan Besar Idrus naik status menjadi rumah sakit tipe C. Di sektor ekonomi, pemerintah membentuk 123 Koperasi Merah Putih dan merevitalisasi pasar tradisional.
Realisasi pendapatan daerah TA 2025 mencapai Rp1,97 triliun atau 99,55 persen dari target. Realisasi belanja daerah mencapai Rp1,97 triliun atau 96,33 persen dari total anggaran.
Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut ada peningkatan pendapatan daerah dari PAD maupun transfer ke daerah, serta SiLPA 2025 yang akan dimasukkan kembali ke APBD 2026.
“DPRD akan terus mendukung pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel agar capaian tersebut dapat dipertahankan,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin menyoroti masih terbatasnya tenaga pendidik di sejumlah sekolah. DPRD akan menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi, termasuk opsi penggabungan sekolah agar distribusi guru lebih efektif. (Jm)

Posting Komentar