Tekan Stunting, Dinkes Kubu Raya Luncurkan Program Satu Hari Satu Telur untuk 3.300 Baduta
![]() |
| Foto: Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kuburaya, Martinus Chrisyanto |
KUBU RAYA - Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya meluncurkan inovasi program “Satu Hari Satu Telur” selama 90 hari sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Martinus Chrisyanto menjelaskan, program ini menyasar bayi di bawah usia dua tahun (baduta), mengingat 90 persen perkembangan otak terjadi pada usia tersebut.
“Karena pertumbuhan otak terbesar terjadi di bawah dua tahun, maka intervensi gizi harus difokuskan pada kelompok ini,” jelasnya.
Ia menyebutkan, dari sekitar 33 ribu baduta di Kubu Raya, terdapat sekitar 3.300 anak yang berisiko stunting. Untuk menjalankan program tersebut, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp660 juta selama tiga bulan.
Meski demikian, pihaknya optimistis program ini dapat direalisasikan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan para dermawan.
“Dengan semangat gotong royong, kami yakin program ini bisa berjalan,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas generasi masa depan di Kabupaten Kubu Raya. (Jm)

Posting Komentar