Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Desa Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026 di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (22/4/2026)


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam membangun kinerja aparatur serta mendorong peran aktif Karang Taruna sebagai motor penggerak pembangunan desa.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Desa Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026 di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (22/4/2026).

Bupati menekankan bahwa budaya kerja yang baik harus dimulai dari kesadaran, bukan semata karena pengawasan.

Menurutnya, kebiasaan disiplin yang awalnya terbentuk karena rasa takut diawasi, kini mulai berubah menjadi budaya kerja yang melekat di kalangan aparatur.

Ia mengungkapkan, selama enam bulan terakhir rutin melakukan pemantauan langsung, termasuk melalui jajaran Babinsa dan aparat kepolisian. Dari hasil pemantauan, belum ditemukan laporan pelayanan yang kosong saat pengecekan di hari libur.

“Ini cukup membanggakan, artinya sudah ada perubahan. Disiplin itu sekarang mulai menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Meski begitu, Bupati menyoroti masih adanya oknum guru yang meninggalkan tugas saat jam pelajaran berlangsung. Ia mengaku telah mengantongi data lengkap terkait pelanggaran tersebut melalui metode pemantauan tersendiri di lapangan.

“Saya punya cara sendiri. Walaupun saya hanya punya dua mata, tapi ‘mata-mata’ saya banyak di lapangan,” katanya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari fisik semata, tetapi juga dari terbentuknya karakter aparatur sebagai abdi negara yang berintegritas. Ia berharap dalam masa kepemimpinannya dapat meninggalkan warisan berupa perubahan karakter yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna untuk mengambil peran dalam percepatan pembangunan, penguatan ekonomi desa, serta menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna harus nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pemerintah, kata dia, tidak akan ragu memberikan dukungan anggaran jika organisasi tersebut berjalan aktif dan berdampak.

“Kalau organisasi jelas dan bermanfaat, tentu akan kita dukung. Tapi harus ada timbal balik untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan. Gotong royong dan kerja sama lintas elemen dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat kemajuan daerah.

Di sisi lain, Bupati menyinggung masih adanya oknum perangkat desa yang kurang peduli terhadap kondisi warganya, seperti rumah tidak layak huni yang luput dari perhatian. Ia menilai empati dan kepedulian harus menjadi dasar pelayanan publik.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tetap mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur. Sejumlah proyek jalan dan pengembangan jaringan air bersih melalui PDAM saat ini tengah berjalan dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kubu Raya ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. (Jm)


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa
  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa
  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa
  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa
  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa
  • Bupati Kubu Raya Dorong Disiplin ASN dan Peran Aktif Karang Taruna Bangun Desa

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad