Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Massa Labrak Mapolres Sintang Yang Berujung Kericuhan -->

Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Massa Labrak Mapolres Sintang Yang Berujung Kericuhan

28/02/2026, 2/28/2026
Foto: Ratusan Massa Datangi Mapolres Sintang Buntut Penangkapan Tiga Pekerja PETI, Sabtu (28/2/2026)


SINTANG - Aksi ratusan massa sempat terjadi di Mapolres Sintang pada Sabtu (28/2) sore-malam menyusul penangkapan sejumlah pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kapuas Kiri Hilir, Kecamatan Sintang. Kericuhan dipicu ketidakpuasan para penambang yang mendatangi Mapolres Sintang untuk memprotes penangkapan rekan mereka oleh tim kepolisian.


Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Tiga orang pekerja PETI kemudian dilepaskan pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (28/2/2026), setelah situasi di Mapolres sempat memanas.


Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penindakan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah hukum Sintang. 


"Kami hari ini melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah Sintang. Dalam kegiatan tersebut, kami sempat mengamankan beberapa orang," ujarnya.


Situasi kemudian berkembang ketika sejumlah warga datang ke Polres Sintang untuk memberikan dukungan dan menyampaikan penolakan terhadap penertiban tersebut. Aksi massa tersebut sempat diwarnai kerusuhan. Namun, pihak kepolisian mengambil langkah diskresi untuk melepaskan tiga orang yang diamankan dengan catatan mereka tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin.


Polres Sintang akan memanggil sejumlah tokoh masyarakat serta pihak-pihak terkait untuk membuat komitmen bersama guna menghentikan aktivitas PETI di lokasi tersebut. Pemerintah Daerah dan DPRD Sintang turut hadir membantu meredam situasi. 


"Tadi Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala dan perwakilan DPRD juga hadir untuk membantu mediasi. Kami sepakat bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Sintang," pungkas Sanny Handityo. (Lai/Jek)

TerPopuler